ACILATOR, Pelumas Otomatis Rantai Motor

Perawatan rutin secara terpola kendaraan bermotor dibutuhkan untuk menjaga keawetan bagian kendaraan supaya bisa dipakai lebih lama, termasuk sepeda motor. Sayangnya, tak sedikit pengguna sepeda motor yang kurang demikian itu mengamati kesehatan kendaraanya. Salah satu yang sering kali terlupakan yaitu merawat situasi rantai motor yang memerlukan pelumasan secara rutin. Keadaan hal yang demikian menggerakan sejumlah mahasiswa UGM mengoptimalkan sebuah alat yang sanggup melaksanakan pelumasan rantai sepeda motor secara otomatis. Mereka yaitu Saiful Afandi (Teknik Mesin), Azis Fajar (Teknik Mesin), Anindar Naufal (Teknik Industri), Bagas Eko (Elins), Firda Auliya (Teknik Industri).

Baca : Cairan pembersih karat

Alat yang dinamai Automatic Chain Lubrication (ACILATOR) dijadikan dengan memakai metode simpel. Pengaplikasian alat cukup dipasang pada sproket roda belakang sepeda motor dilengkapi dengan microcontroller dan bluetooth yang bisa diintegrasikan dengan software ACILATOR Application berbasis android. “Dengan demikian itu dapat melumasi rantai motor secara terpola layak dengan standar yang sudah ditentukan dan bisa dikendalikan ulang,” terang Saiful Afandi Kamis (25/6) di Kampus UGM. Saiful menyuarakan pengaplikasian alat ini tergolong gampang dan bisa dikendalikan sendiri sehingga bisa dipakai siapa saja. Bila alat ini sudah terpasang pada kendaraan karenanya pengguna akan diuntungkan dengan mempunyai usia rantai yang lebih lama sebab secara otomatis rantai akan terlumasi tanpa memerlukan tambahan energi untuk perawatan. “Pengaplikasian alat ini bisa mengurangi kemungkinan kerusakan dan dapat menjaga usia pengaplikasian rantai sepeda motor,” paparnya.

Ketika ini, pihaknya tengah melaksanakan uji untuk menetapkan kembali kelancaran alat dalam berprofesi. Pengecekan ulang dikerjakan pada perangkat keras ataupun perangkat lunak ACILATOR sehingga terintegrasi dengan bagus dan rapi. Dari hasil uji coba hal yang demikian menonjolkan hasil yang cukup bagus dan pengaplikasian ACILATOR telah lancar dipakai dalam mode manual ataupun otomatis yang dioperasikan dengan software. “Alat sudah siap, hanyak kurang kami rapikan sebagian komponen supaya lebih estetik,” tambah Anindar Naufal. Pemilihan aplikasi alat pada rantai sepeda motor sebagai contoh permulaan, kata Anindar, sebab elemen kemudahan dan bisa berprofesi dengan bagus pada ragam kendaraan ini. Kecuali dipakai pada rantai sepeda motor, kedepan ACILATOR diinginkan bisa dipakai pada metode lain yang memakai rantai. “Dapat dipakai untuk melumasi rantai pada kendaraan beroda empat, lift, eskalator, conveyor, backhoe dan lainnya yang termasuk sulit untuk melaksanakan pelumasan manual sebab perlu keahlian khusus untuk mengungkap dan memerlukan tarif besar untuk pengerjaan perawatan,” urainya.

 

Baca juga : Cairan pembersih serbaguna

Pesan “Error” Windows 10 Bakal Lebih Gampang Dipahami

Pesan "Error" Windows 10 Bakal Lebih Gampang Dipahami

Metode operasi (OS) Windows 10 bakal mempunyai pembaruan besar pada April nanti ,dengan tajuk April 2019 Update (19H1). Salah satu fitur yang bakal diperbarui ialah “error messages” pada ketika update OS berlangsung. Sejatinya, pembaruan pada fitur ini memungkinkan pengguna untuk lebih gampang memahami sekalian menangani situasi sulit yang terjadi dikala memperbarui Windows 10. Dalam pembaruan ini, Microsoft menyertakan dua perubahan berkaitan fitur peringatan error. Perubahan hal yang demikian berasal dari aspek pencarian Knowledge Base (KB) dan penanganan aplikasi yang tak kompatibel. Sebagai isu, KB sendiri ialah istilah untuk kumpulan tulisan bikinan Microsoft guna menolong pengguna Windows memecahkan situasi sulit yang terjadi pada OS Windows yang mereka pasang. Kembali lagi ke pembaruan, perubahan pertama yang dilaksanakan oleh Microsoft ialah memberikan kemudahan untuk pengguna supaya dapat mengakses tulisan KB seketika dari jendela error yang timbul.

Nantinya, pengguna tidak perlu repot-repot untuk mencari KB secara terpisah di peramban atau harus Googling, lantaran ada hyperlink bertajuk  “Learn More” yang akan memandu mereka ke KB yang terkait dengan situasi sulit hal yang demikian. Pada perubahan kedua, Microsoft memperbarui pesan error berkaitan aplikasi yang tak kompatibel pada ketika pembaruan berlangsung. Pada pelaksanaan hal yang demikian, sekiranya terjadi error yang berasal dari aplikasi yang tidak kompatibel, pengguna bakal diberi bimbingan untuk menghapus aplikasi atau memperbarui aplikasi hal yang demikian supaya sesuai dengan versi Windows yang terkini. Sebelumnya, Microsoft cuma memberikan isu berkaitan aplikasi yang memunculkan error saja. Hasilnya, Windows gagal diperbarui dan pengguna malahan diwajibkan untuk menghapus aplikasi yang menghalangi pembaruan Windows secara mandiri.

Baca : Cara mematikan update windows

Dengan adanya pembaruan ini, karenanya pengguna Windows 10 yang biasa tidak harus mencari kerabat yang paham seluk-beluk Windows 10 atau nomor error KB Windows di dunia maya untuk memecahkan situasi sulit pembaruan pada OS mereka. Kecuali pembaruan itu, Microsoft juga diprediksi bakal turut menyertakan sebagian fitur baru ke Windows April Update (19H1), seperti pemisahan Cortana, kesanggupan untuk mencopot aplikasi turunan Windows. Untuk memperkuat privasi, Microsoft juga menyertakan fitur taskbar baru guna memandang memandang aplikasi yang sedang mengaplikasikan modul mikrofon, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Komputerisasi Trends.

Kode-Kode Penting di Kemasan Pelumas Mesin Motor dan Beroda

 

Pada kemasan produk pelumas mesin, bisa ditemui kode-kode semacam SAE, JASO, atau API. Kode hal yang demikian ialah pertanda yang patut dipahami konsumen, agar tak keliru memilih oli untuk kendaraan. SAE ialah akronim dari Society Automotive Engineering—perkumpulan para insinyur yang berprofesi untuk mengoptimalkan standar mutu produk otomotif. Dalam konteks pelumas, SAE mengeluarkan skala viskositas atau tingkat kekentalan oli.

Mengabarkannya Popular Mechanic, dua angka yang dicantumkan dalam parameter kekentalan dari SAE, misal SAE 5W-30, ialah tingkat kekentalan di keadaan berbeda. Golongan angka pertama memperlihatkan tingkat kekentalan pada temperatur rendah—dievaluasi pada keadaan suhu nol derajat farenheit. Huruf “W” di belakang angka pertama berarti “winter” yang menandakan situasi temperatur rendah. Sementara, angka kedua yakni skala kekentalan oli pada temperatur tinggi—dievaluasi pada keadaan suhu 212 derajat farenheit. Kian tinggi angka viskositas, karenanya oli kian kental, kian kecil karenanya makin encer.

Baca juga : tips untuk memilih mesin parut kelapa

Kecakapan oli menjaga viskositasnya dikala terjadi perubahan suhu mesin diberi pengaruh kandungan base oil—bahan baku dari oli atau pelumas yang diciptakan dari minyak mentah—serta zat tambahan (aditif) yang diterapkan dalam campuran oli. Pelumas mesin mempunyai kandungan base oil antara 70-95 persen, dan sisanya bahan aditif berupa deterjen, anti-karat, anti-oksidan, pengencer, dan penguat indeks viskositas untuk mempertahankan kekentalan oli. Bahan aditif dibutuhkan terpenting untuk menjaga resistensi pelumas kepada perubahan temperatur. Tanpa aditif yang ideal, oli bisa mengental saat mesin menempuh temperatur tinggi. Apabila itu terjadi, performa mesin menjadi berat dan rentan kehilangan kekuatan.

Tetapi, sebagus apa saja aditif, tak akan dapat maksimal apabila dicampur ke dalam base oil bermutu rendah. Salah satu permasalahan yang muncul dari pelumas dengan base oil murahan, ialah penguapan di temperatur tinggi. Di kala base oil menguap, kekentalan bahkan berkurang sehingga pelumas tak cakap membendung friksi antar bagian mesin, serta mengurangi efisiensi bahan bakar.

Metode paling gampang untuk mengenal mutu base oil dari pelumas kendaraan, ialah dengan memantau penurunan volume oli di dalam mesin. Apabila berkurang drastis tanpa ada rembes atau kebocoran, artinya pelumas mengalami penguapan hebat.

Mengabarkannya Whichcar, terdapat dua variasi base oil untuk pelumas mesin, ialah mineral dan sintetik. Minyak mineral ialah minyak mentah yang lantas diolah menjadi pelumas, dicampur beragam aditif. Sementara, minyak sintetik lebih dahulu dimodifikasi menerapkan bahan kimia di lab.

Pelumas berbahan minyak sintetik diklaim cakap memproteksi bagian mesin lebih bagus diperbandingkan oli mineral sebab punya resistensi pada temperatur tinggi. Oli sintetik dianjurkan untuk kendaraan beroda empat bermesin turbocharged sebab cakap “menjinakkan” panas. Sayangnya, oli sintetik mempunyai kekentalan rendah, sehingga cuma dapat diterapkan untuk kendaraan beroda empat-kendaraan beroda empat modern yang punya mesin kompak—di mana jarak antar bagian cukup rapat. Sementara, mesin kendaraan beroda empat lawas cenderung mempunyai ruang besar antar bagian, hasilnya rentan terjadi rembes bila diberi oli encer.

Berikutnya, ada kode JASO atau Japanese Automotive Society Organization, pada pelumas mesin menggambarkan kelompok oli sepeda motor menurut spesifikasinya. Dibeberkan situs Oil Specification kelompok diwujudkan menurut hasil percobaan JASO T 9004:2006—uji pelumasan kepada friksi bagian cara kopling.

JASO membikin kelompok oli untuk motor 2-tidak dan 4-tidak yang ditandai dengan kode berbeda. Oli mesin 2-tidak diberikan kode JASO FA, JASO FB, JASO FC, dan JASO FD. Pada motor 2-tidak, pelumasan bagian mesin—mulai dari piston, kruk as, dan ring piston menerapkan oli samping, walaupun oli mesin cuma melumuri transmisi.

Kode JASO hal yang demikian membedakan variasi aditif oli samping yang berakibat kepada torsi mesin dan asap yang diciptakan dikala oli turut terbakar dengan bensin. Simpelnya, oli berkode JASO FA mewujudkan asap paling banyak, JASO FB dan FC lebih minim asap, walaupun JASO FD hampir nihil asap. Bagi mesin 4 langkah, ada dua kelompok dari JASO, ialah JASO MA dan MB. Pelumas dengan label JASO MA diperuntukkan buat sepeda motor dengan kopling berair atau kopling terendam oli. Pelumas variasi ini tak mengandung aditif friction modifier (pengencer), supaya konsisten lengket sehingga tak membikin kopling selip.

Baca juga : Jual wd 40

“Formula oli MA lebih lengket dan punya aditif supaya dapat bersenyawa dengan kampas kopling. Kopling tak gampang selip,” tulis situs TOP1 Indonesia.

Sebaliknya, pelumas berkode JASO MB diberi aditif pengencer sehingga digolongankan sebagai pelumas dengan tingkat pergesekan paling rendah. Konsekuensi dari sifat kekentalan yang rendah, oli JASO MB cuma dapat diterapkan di sepeda motor dengan kopling kering—di mana kopling tak terendam oli, seperti pada skuter matik dan haram diterapkan untuk mesin dengan kopling berair.

Kode lain yang juga jamak tercantum dalam kemasan pelumas mesin, ialah API—kependekan dari American Petroleum Institute. API memutuskan standar mutu untuk pelumas mesin menurut tingkat kekentalan dari SAE, kesanggupan proteksi friksi, serta kesanggupan memegang suhu mesin.

Semenjak 2010, API membikin standar baru untuk pelumas mesin bensin dengan kode API SN. Pelumas dengan sertifikasi hal yang demikian mempunyai kesanggupan lebih bagus dalam mengakomodir panas mesin dan cakap mengentaskan kotoran dari ruang mesin, serta bisa memenuhi standar bensin ethanol 85 persen (E-85). Standar baru hal yang demikian memutuskan spesifikasi oli yang lebih tinggi daripada standar sebelumnya, API SM yang dikeluarkan tahun 2004 dan masih diterapkan oleh sebagian produk pelumas. Untuk mesin diesel, API membikin standar anyar yang berlaku mulai 2017, API CK-4. Standar hal yang demikian memutuskan oli mesin diesel patut memenuhi kesanggupan proteksi kepada oksidasi, resisten dari penurunan viskositas dalam suhu tinggi, serta melindungi mesin dari endapan residu bahan bakar.

Ihwal pemilihan oli yang ideal untuk sepeda motor dan kendaraan beroda empat, direkomendasikan merujuk pada buku manual kendaraan. Semisal, Toyota Avanza tahun 2017, anjuran pabrikan menerapkan pelumas dengan viskositas SAE 10W-40. Rekomendasi spesifikasi oli dari pabrikan itu dapat terus diterapkan, walaupun kendaraan beroda empat atau sepeda motor telah berusia lanjut.

Pemilik bengkel ahli tune-up Dokter Beroda, Thayne Vicenda Lika mengatakan, tak ada perubahan keperluan oli mesin untuk kendaraan beroda empat baru ataupun lama. Pabrikan telah menyesuaikan variasi oli dengan konstruksi mesin. Pemilik kendaraan beroda empat diperkenankan memilih variasi oli, bagus macam mineral atau sintetik asalkan kekentalannya layak dengan rekomendasi pabrikan.

 

kunjungi juga >> mesin potong kayu terbaik