• Monthly Archives: February 2019

Sepeda Bermesin Pemotong Rumput

Cuma bermula dari coba-coba, seorang pemuda asal Bantul cakap mengelola bisnis pembuatan sepeda dengan mesin pemotong rumput dengan omset puluhan juta per bulan. Siapa sangka, produk sepeda mesin rakitannya terbukti cakap menarik pasar luar negeri, sampai pernah diekspor ke Australia.

  • Kunjungi Juga : https://www.teknikmart.com/mesin-perkebunan-dan-pertanian/mesin-perkebunan/potong-rumput.html

Dialah Muchamad Wahid asal dusun Kauman kelurahan Wijirejo, kecamatan Pandak, Bantul. Dibantu rekannya Muhammad Farhan, dia mendirikan usaha pembuatan atau perakitan sepeda dengan mesin potong rumput yang diberikan nama Fais Wonder Cycle.

“Berdiri sekitar 2000 lalu. Mulanya cuma bengkel motor lazim. Sebab banyak mesin pemotong rumput nganggur, lalu coba-coba dipasangkan ke sepeda onthel. Rupanya diminati buyer asal Australia. Dari situ kita mulai produksi secara berkelanjutan,” ujar Farhan terhadap Cendana News.

Tiap bulannya, Fais Wonder Cycle cakap memproduksi 7-10 unit sepeda mesin potong rumput tiap-tiap bulannya. Ada sejumlah variasi sepeda mesin yang diproduksi. Mulai dari sepeda klasik, sepeda lipat, sepeda MTB, sepeda roda 3 sampai sepeda si kecil. Satu unit sepeda mesin potong rumput sendiri dipasarkan dengan harga Rp4-6juta per unitnya.

“Pembuatan satu unit sepeda, rata-rata memerlukan waktu 3 pekan. Mulai dari desain, kontruksi, perakitan sampai finishing. Seluruh rangka kita buat sendiri. Cuma mesin dan part sepeda kita beli lalu kita rangkai,” ujarnya.

 

  • Baca Juga : https://www.teknikmart.com/power-tools-dan-pengukuran/power-tools-listrik/bor-obeng-listrik.html

Waspada Cuci Mobil Steam Mobil

mesin steam

Sebagian waktu lalu mendapati momen kebakaran yang menimpa kendaraan beroda empat Toyota Innova di wilayah Kuningan, Jakarta. Mujur dikala itu api tak terlalu besar dan bisa lantas dipadamkan sehingga cuma membakar sisi kiri lampu depan saja.

Berdasarkan pengakuan si pengemudi, dirinya habis mengerjakan cuci steam termasuk komponen mesin. Diperkirakan air sisa cucian masuk ke zona mesin sehingga bisa memicu terjadinya kebakaran.

  • Baca Juga : https://www.teknikmart.com/peralatan-pembersih/luar-ruangan/pressure-washer.html

Aku perkirakan ada kekerabatan arus pendek sebab seandainya mesin juga dicuci akan ada banyak air yang masuk ke soket,” kata Instruktur Service Training Department Daihatsu Motor (ADM) Aji Prima disela-jeda Workshop Pencegahan Kebakaran Pada Menurut di Daihatsu Technical & Training Center, Sunter, Jakarta Utara.

Berdasarkan Aji untuk kendaraan beroda empat-kendaraan beroda empat kini atau contoh terkini dikala ini tak dianjurkan untuk dicuci, melainkan sebaiknya di lap saja.

“Tetapi kendaraan beroda empat non-electrical atau masih gunakan karburator masih boleh (cuci komponen mesin) tetapi seandainya kendaraan beroda empat kini yang telah mengadopsi electrical sebaiknya jangan sebab banyak sensor-sensor electrical, ujarnya.

Jasa pencucian kendaraan beroda empat memang banyak menawarkan cara kerja mencuci pesat dan bersih. Pengaplikasian penting untuk diamati material yang dipakai untuk mencuci kendaraan beroda empat, sebab apabila sembarangan justru dapat merusak cat.

Menurut material bermutu menjadi salah satu langkah yang mesti dipilih pemilik kendaraan beroda empat untuk menjaga keadaan cat pada mobilnya dikala mencuci di daerah cuci kendaraan beroda empat lazim.

Berdasarkan Robby Kurnia, Autglaze Indonesia membongkar, pemakaian bahan-bahan premium akan menjamin cat pada kendaraan beroda empat tak rusak. Pengaplikasian semua material seperti shampo dihasilkan khusus untuk memberikan perlindungan khusus pada komponen cat.

Dengan bahan-bahan premium dan perlengkapan canggih memungkinkan cara kerja pencucian berlangsung pesat, tak merusak cat. Untuk menerima layanan ini Autoglaze sudah membuka Fasilitas Pertamina Bright Wash by AutoglazeCar Wash,” ujar Robby.

Konsep pembersihan yang dihadirkan, mengadopsi metode touchless, merupakan cara kerja pencucian yang betul-betul pesat merupakan cuma memerlukan waktu sekitar 20 menit. Menurut material organik membikin lebih ramah lingkungan.

 

 

  • Artikel Lainnya : https://www.teknikmart.com/kompresor-angin-dan-perlengkapan.html

Metode kerja Las Listrik

las listrik

Sumber daya mesin las bisa didapatkan dari:
– motor bensin atau diesel
– gardu induk

Kekuatan listrik tegangan tinggi dialihkan kebengkel las via sebagian transformator.
Tegangan yang dibutuhkan oleh mesin las umumnya:
– 110 Volt
– 220 Volt
– 380 Volt

Antara jaringan dengan mesin las pada bengkel, terdapat saklar pemutus.

Mesin las yang digerakkan dengan motor, sesuai digunakan untuk profesi lapangan atau pada bengkel yang tak memiliki jaringan listrik.

Busur nyala las dimunculkan oleh arus listrik yang didapatkan dari mesin las.

Busur nyala terjadi kalau dijadikan jarak tertentu antara elektroda dengan benda kerja dan kabel masa dijepitkan kebenda kerja.

Mesin las ada dua ragam, yakni:
– mesin las D.C (direct current – mesin las arus sejajar)
– mesin las A.C (alternating current – mesin las arus bolak-balik)

Pemasangan kabel skunder, pada mesin las D.C bisa dikontrol / dijadikan menjadi DCSP atau DCRP.
– jika kabel elektroda dikaitkan kekutub negative mesin, dan kabel masa dikaitkan kekutub positif karenanya disebut kekerabatan polaritas lurus (D.C.S.P)
– pada kekerabatan D.C.S.P, panas yang muncul, sepertiga memanaskan elektroda dan dua pertiga memanaskan benda kerja.

  • Las Listrik : https://www.teknikmart.com/mesin-las/mesin-las-elektroda-mma.html

Berarti benda kerja mendapatkan panas lebih banyak dari elektroda.

– jika kabel elektroda dikaitkan kekutub positif mesin, dan kabel masa dikaitkan kekutub negative karenanya disebut kekerabatan polaritas terbaik (D.C.R.P)

catatan:
DCSP = direct current straight polarity
DCRP = direct current revers polarity

– pada kekerabatan D.C.R.P, panas yang muncul, dua pertiga memanaskan elektroda dan sepertiga memanaskan benda kerja. Berarti elektroda mendapatkan panas yang lebih banyak dari benda kerja
– kapan dipergunakan D.C.R.P, hal yang demikian?
Ini tergantung pada :
– bahan benda kerja
– posisi pengelasan
– bahan dan salutan elektroda
– penembusan yang diharapkan

Pada mesin las A.C, kabel masa dan kabel elektroda bisa dipertukarkan tanpa memberi pengaruh perubahan panas yang muncul pada busur nyala.

Profit-profit pada mesin D.C antara lain:
– busur nyala stabil
– bisa menerapkan elektroda bersalut dan tak bersalut
– bisa mengelas pelat tipis dalam kekerabatan DCRP
– bisa digunakan untuk mengelas pada daerah-daerah yang lembab dan sempit

Profit-profit pada mesin A.C, antara lain:
– busur nyala kecil, sehingga memperkecil kemungkinan timbunya keropos pada rigi-rigi las
– peralatan dan perawatan lebih murah

 

  • Info Lain Mesin Parut Kelapa : https://www.teknikmart.com/pengolah-makanan/mesin-pengolah-bahan-makanan/mesin-pemotong-buah-sayuran.html